-->

Blogger Vs WordPress, Mana Yang Lebih Baik!

Blogger atau Blogspot, dan WordPress.com atau WordPress.org adalah platform untuk membuat sebuah website, baik untuk kepentingan pribadi seperti menulis artikel maupun untuk kepentingan komersil seperti website untuk perusahaan, website untuk sekolah, website untuk yayasan atau lembaga, website untuk toko online atau e-commerce, website untuk bisnis atau UMKM, serta website untuk portal berita dan lain-lain dengan berbagai kelebihan serta kekurangannya masing-masing.

Blogger ibarat rumah adalah rumah pribadi yang di bangun diatas tanah sendiri dengan segala pernak perniknya, sedangkan WordPress ibarat rumah adalah apartemen mewah atau perumahan elit tanpa perlu repot untuk membangunnya dengan berbagai pilihan tipe atau harga dari apartemen mewah atau perumahan elit tersebut, tentunya dengan kemampuan dari masing - masing untuk membangun atau merenovasi rumah atau apartemen tersebut agar terlihat menarik untuk di kunjungi

Blogger atau Blogspot untuk mendesain atau membuat sebuah website sangat mudah di akses dan gratis dalam penggunaannya, serta menu dan pengaturan yang terdapat dalam platform Blogger sangat mudah digunakan agar tampilan sebuah website menjadi lebih menarik. Selain itu Blogger atau Blogspot dapat di install memakai tema premium, dengan berbagai pilihan tema atau template premium versi berbayar maupun premium versi gratis. Namun, tema bawaan milik Blogger atau Blogspot juga dapat di ubah atau di sesuaikan menu dan pengaturannya dengan lebih leluasa sesuai kebutuhan website tersebut. 

Blogger atau Blogspot dapat berdiri sendiri tanpa Hosting dan Domain teratas atau Top Level Domain (TLD) di belakang nama website karena Domain dan Hosting sudah terintegrasi dengan milik Google sendiri atau dengan kata lain semuanya sudah di sediakan oleh Blogger, namun dengan embel-embel domain blogspot.com dibelakang nama website tersebut seperti kakangeditor.blogspot.com. Jika ingin tampil lebih atau terlihat profesional maka harus membeli atau upgrade dari Domain bawaan milik Blogger ke Domain teratas atau Top Level Domain (TLD) yang berakhiran .com, .co, .id, .co.id, .net, .sc.id, .ac.id serta ekstensi domain teratas lainnya seperti kakangeditor.com.

Blogger atau Blogspot dalam mendesain atau membuat sebuah website juga menggunakan bahasa pemrograman seperti Java Script, Html, CSS serta Source Code atau Coding-Coding lainnya, agar tampilan website yang terbuat dari platform Blogger lebih responsive, dinamis serta mudah di akses di berbagai perangkat.

Blogger atau Blogspot sangat mudah di kelola, tanpa perlu keahlian khusus untuk mengoperasikannya, selain itu dapat di integrasikan dengan berbagai macam aplikasi tambahan pada website yang terbuat dari platform Blogger seperti aplikasi Absensi Online, aplikasi Ujian Online, aplikasi Music atau Radio Online serta aplikasi-aplikasi lainnya tergantung dari kebutuhan website itu sendiri.

WordPress.com atau WordPress.org tidak berbeda jauh dengan Blogger atau Blogspot, sama-sama sebuah platform untuk membuat atau mendesain sebuah website dengan gratis. WordPress.com dalam hal membuat atau mendesain sebuah website di lakukan secara online seperti Blogger atau Blogspot, sedangkan WordPress.org dalam hal mendesain atau membuat website di lakukan secara offline.

WordPress.com terbagi menjadi dua kategori yaitu WordPress.com versi Gratis dan WordPress.com versi Premium atau Pro. Versi gratis dari platform WordPress.com dalam hal mendesain sebuah website sangat terbatas pada menu dan pengaturannya, selain itu tidak dapat memakai atau di install dengan tema premium, hanya dapat menggunakan tema default atau bawaan dari WordPress yang juga sangat terbatas dalam menyesuaikan menu dan pengaturannya untuk tampilan website yang lebih menarik.

WordPress versi Premium atau Pro adalah versi berbayar agar dapat membuat atau mendesain sebuah website, dengan kata lain memilih paket berbayar yang di tawarkan oleh platform WordPress tersebut. WordPress Premium atau versi Pro, dalam mendesain sebuah website lebih banyak fitur-fitur yang di sediakan  yang dapat di gunakan secara otomatis agar tampilan website menjadi lebih menarik, namun membutuhkan sedikit keahlian dalam mengatur atau menyesuaikan serta menggeser menu-menu yang terdapat di dalam WordPress versi Premium atau Pro.

WordPress versi Pro juga dapat di install atau memakai tema dan template premium serta dapat di integrasikan dengan berbagai aplikasi atau plugin-plugin lainnya, dengan tambahan biaya atau harga yang di sediakan oleh pembuat tema atau template serta aplikasi dan plugin-plugin tersebut, meskipun ada beberapa tema atau template serta plugin-plugin gratisnya, namun hanya berlaku sampai periode tertentu.

WordPress versi Premium atau Pro sangat membutuhkan Hosting untuk menyimpan data-data website seperti file gambar, video maupun file lainnya, dan juga membutuhkan Domain agar website dapat di akses secara online, dengan layanan Hosting dan Domain yang di sediakan oleh WordPress sendiri maupun membeli pada Provider atau Jasa Penyedia Domain dan Hosting di luar WordPress dengan berbagai pilihan paket layanan.

Kemudian yang terakhir, WordPress.org adalah sebuah Open Source atau platform untuk membuat dan mendesain sebuah website yang di lakukan secara offline, dengan kata lain untuk membuat, mendesain dan mengedit tema atau template, nama atau judul website, menu serta pengaturan-pengaturan dan tampilan lainnya yang akan di jadikan website di lakukan secara offline, serta membutuhkan pengetahuan dan kemampuan khusus memahami bahasa pemrograman seperti CMS (Content Management System), Java Script, Html, CSS, Source Code dan Script-script Pemrograman lainnya agar dapat menyusun kode-kode untuk membuat tampilan sebuah website yang menarik.

WordPress.org dapat di kombinasikan dengan software editing atau software desain lain seperti Photoshop, Coreldraw atau Macromedia DreamWeaver serta software editing desain lainnya, kemudian keseluruhan desain website yang telah di buat dapat di publikasikan melalui layanan Hosting dan Domain, baik melalui layanan Hosting milik WordPress maupun layanan pada Provider atau Jasa Penyedia Domain dan Hosting, serta perlu mengatur dahulu pada panel layanan Hosting dan Domain agar dapat di akses secara online, tanpa itu semua WordPress.org hanya dapat di akses atau di lihat melalui localhost pada komputer atau laptop pribadi.

Sebuah website yang terbuat dari platform Blogger atau Blogspot semua menu dan tampilan website dengan tema premium versi gratis maupun berbayar yang telah di install tidak akan berubah dan tetap menarik ketika masa layanan paket Hosting dan Domain sudah melewati batas layanan dan berakhir habis atau kadaluarsa, karena tinggal mengatur atau mengembalikan pada domain bawaan milik blogspot.com.

Kemudian untuk platform WordPress.com, menu dan tampilan website yang telah di install dengan memakai tema premium akan menjadi kacau berantakan ketika masa layanan paket WordPress Hosting mengalami keterlambatan pembayaran atau memasuki masa kadaluarsa, sehingga kembali kepada tema default atau bawaan milik WordPress.com yang sangat tidak menarik susunan menu dan tampilannya.

Sedangkan pada WordPress.org, ketika kita tidak sanggup membayar biaya perpanjangan Domain dan Hosting, maka keseluruhan isi website yang sudah dibuat tidak akan bisa di akses sama sekali atau tidak di temukan secara online, dan mungkin bisa menghilang dari dunia internet, karena di blokir atau di suspend bahkan di hapus oleh pihak Provider atau Jasa Penyedia Domain dan Hosting.

Itulah perbandingan antara Blogger atau Blogspot dan WordPress.com atau WordPress.org, keduanya sama-sama platform untuk membuat dan mendesain sebuah website menurut pengalaman, riset, analisa dan penerapan pribadi admin dalam membuat website melalui kedua platform tersebut. Untuk lebih jelasnya admin tampilkan website milik admin yang sudah kadaluarsa yang admin buat pada tahun 2016 di kedua platform tersebut GITAR KITA (Blogger) dan PHOTOIN (WordPress).

Baca Juga

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel