Cara Mempercepat Loading Blog
Tuesday, June 2, 2015
Kecepatan loading blog merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi posisi blog kalian pada SERP atau hasil pencarian google, mungkin blogger pemula mengabaikan mengenai hal yang satu ini karena kebanyakan dari mereka yang hanya fokus pada tampilan blognya saja. Sehingga dengan tak sadar blog akan kesusahan untuk mendapatkan ranking yang baik di mesin pencarian Google.
Jika blog yang sangat lama ketika dibuka tentu saja akan membuat pengunjung akan menjadi tidak sabar, sehingga banyak pengunjung baru yang akan meninggalkan sebuah situs yang memiliki loading yang cukup lamban. Berbeda halnya seperti blog yang memiliki loading yang cepat dan ringan akan disukai oleh pengunjung dan juga mesin pencari juga akan ikut untuk menyukainya. Sehingga posisi SERP akan menjadi lebih bagus ketika menggunakan template yang memiliki loading yang cukup cepat dan ringan.
Sebenarnya ada banyak sekali penyebab yang membuat loading blog menjadi lambat yakni ukuran gambar terlalu berat, menggunakan banyak script seperti Javascript, menggunakan banyak postingan di homepage, menggunakan background pada postingan untuk mempercantik template, dan masih banyak lagi.
Untuk mengetahui kecepatan loading blog, kalian bisa menggunakan Tools online gratisan seperti GTMetrix ataupun Page Speed Insight. Dengan menggunakan tools tersebut juga kalian bisa mengetahui penyebab mengapa loading blog kalian menjadi lambat dan bagaimana cara mengatasinya.
Apabila kecepatan loading blog kalian cukup lambat, maka tidak perlu panik. Karena masalah ini bisa diselesaikan, berikut 10 Cara Mempercepat Loading Blog agar lebih ringan dan juga SEO friendly.
1. Gunakan Template Blogger Premium Yang Fast Loading
Tidak semua template blogger premium memiliki loading yang sangat cepat, karena ada beberapa yang pernah saya lihat ada template blogger premium yang cukup berat ketika diakses. Mungkin sesuai dengan harga yang dipatok, oleh karena itu. Jika kalian ingin menggunakan sebuah template gratisan atau premium, alangkah baiknya kalian mengecek terlebih dahulu detail dari template tersebut, atau bisa mengeceknya kembali secara manual untuk memastikan apakah template yang akan di gunakan layak atau tidak.
Apabila kalian ingin menggunakan template yang fast loading dan memiliki tampilan yang elegan, maka saya merekomendasikan menggunakan template evomagz ataupun linkmagz dari mas sugeng yang memiliki loading super cepat, seperti yang sudah saya terapkan pada blog pribadi saya ini.
2. Kompres Semua Gambar
Kompres gambar atau optimasi gambar merupakan salah satu faktor SEO On Page yang sangat wajib untuk diperhatikan, karena ini juga berpengaruh kepada kecepatan loading blog. Apabila ingin menambahkan gambar di blog, usahakan gambar yang di gunakan dibawah 100KB. Oleh karena itu, diharuskan untuk kompres gambar menggunakan Situs Kompres Gambar Online Terbaik yang bisa kalian cari di internet secara gratis.
3. Kompres CSS, HTML, dan Javascript
Tak hanya gambar yang perlu dilakukan kompresi, script yang ada di template blog pun bisa dikompres untuk mempercepat loading blog. Seperti yang sudah diketahui bersama bahwasannya semua script yang ada di template blog sebenarnya bisa dilakukan kompresi menggunakan tools gratisan yang bernama Minifier.org ataupun CSSminifier.com.
Namun, jika kalian masih belum paham mengenai koding. Alangkah baiknya tidak melakukan cara yang satu ini, agar tidak terjadi error yang cukup sulit untuk anda atasi nanti. Apabila kalian tidak ingin ribet, maka kalian bisa membeli template buatan mas sugeng yang memang sudah disediakan XML versi Minifier dan Non Minifier.
4. Batasi Jumlah Postingan di Homepage atau Beranda
Apabila kalian baru saja membuat blog, besar kemungkinan postingan di homepage berjumlah 10 secara defaultnya. Nah, untuk meringankan loading blog, alangkah baiknya kalian menerapkan jumlah postingan di homepage berjumlah 3-6 saja.
Untuk membatasi jumlah postingan juga cukup mudah, hanya perlu pergi ke “Setelan” kemudian scroll kebawah hingga menemukan “Postingan”, pada menu “Jumlah maksimal postingan yang ditampilkan di halaman Utama” kemudian klik dan pilih menjadi 3 ataupun 6.
5. Hindari Penggunaan Widget Terlalu Banyak
Saat ini perkembangan blog memang sudah tidak seperti dulu, seperti yang sudah diketahui bersama bahwasannya blogger jaman dulu sangat suka dengan tampilan blog yang sangat ramai sehingga banyak yang menggunakan widget terlalu ramai seperti jumlah pengikuti, widget histats, banner-banner animasi, dan masih banyak lagi.
Nah, untuk saat ini menggunakan widget terlalu banyak akan membuat loading blog menjadi lebih berat. Oleh karena itu, kalian bisa menggunakan widget secukupnya saja seperti Label atau Kategori, Postingan Populer, dan Postingan Terbaru ataupun Random Post.
6. Gunakan Iklan Secukupnya
Iklan merupakan salah satu sumber penghasilan dari seorang blogger, dengan banyaknya iklan yang dipasang tentunya akan membuat penghasilan menjadi lebih banyak daripada menggunakan sedikit iklan. Namun, jika terlalu banyak menggunakan iklan akan memberatkan loading blog, yang awalnya 100 ataupun 96 pasti akan anjlok menjadi 30 hingga 40.
Agar tidak menyebabkan loading blog yang terlalu lambat, maka gunakanlah iklan secukupnya. Entah itu 3 ataupun 4 iklan. Sebenarnya memasang banyak iklan sah-sah saja, namun penyebab yang akan dihadapi yakni loading blog yang berat sehingga membuat pengunjung merasa bosan karena loading blog menjadi lambat untuk diakses.
7. Kurangi Widget Iklan Banner Affiliasi
Tak hanya iklan, pendapatan sampingan dari seorang blogger yakni affiliasi dari beberapa situs penyedia affiliasi. Sebenarnya tidak ada salahnya untuk memasang banner ini, namun perlu kalian perhatikan juga ukuran gammbar dari banner affiliasi yang akan di gunakan. Untuk mengoptimalkan kecepatan loading blog, maka alangkah baiknya gunakan 1 banner affiliasi di bagian sidebar saja.
8. Hindari Penggunaan Gambar Background di Halaman Blog
Blogger jaman dulu memang sering sekali menggunakan background yang sangat menarik di halaman blognya. Namun, dengan menggunakan background akan memperlambat loading blog yang sedang kalian gunakan. Oleh karena itu, hindari penggunaan gambar background. Jika anda menggunakan background juga berdampak kepada pengunjung karena kesulitan untuk membaca informasi yang kalian sampaikan karena terhalang oleh warna background yang mencolok.
9. Pasang atau Gunakan Script Lazy Load
Seperti yang dikutip dari Wikipedia yakni Lazy Load merupakan pola desain yang umum digunakan dalam pemrograman komputer dan sebagian besar dalam pengembangan website untuk menunda gambar ataupun installasi suatu objek sampai ke titik tersebut dibutuhkan. Oleh sebab itu, ada banyak sekali pembuat template blogger premium yang sudah menggunakan Lazy Load di dalam template premium yang telah ia buat.
Jadi, tidak perlu khawatir lagi. Apabila template kalian belum menggunakan Lazy Load, maka kalian bisa menggunakan script Lazy Load yang sudah bertebaran di Internet, kalian hanya perlu mencarinya lalu menerapkannya di blog untuk mempercepat loading blog.
10. Gunakan Template Versi AMP
Template AMP (Accelerated Mobile Pages) didesain khusus untuk pengguna mobile untuk meringankan pengunjung untuk mengakses blog kalian, oleh karena itu banyak sekali saat ini blogger-blogger yang beralih menggunakan template versi AMP karena lebih diperhatikan oleh mesin pencari, bahkan google sendiri menyarankan untuk menggunakan versi AMP.
Namun, menggunakan template versi AMP tidak semudah yang anda bayangkan. Jika anda menggunakan AMP di Blogger, perlu beberapa script tambahan untuk membuat postingan valid AMP atau optimasi khusus untuk menjadi halaman valid AMP.
